═हই• ⃟ ⃟ •❂͜͡✯ ١ ذو الحجة ١٤٤٥ هـ ✯͜͡⊱• ⃟ ⃟ •ইह═
❁˚ৡ✿⊱•••*•⊰❂͜͡✯━━━━━━━━━━━━━┓
•⊰❂͜͡✯﷽✯͜͡❂⊱• | 𝐇𝐄𝐖𝐀𝐍 𝐀𝐏𝐀𝐊𝐀𝐇 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐏𝐀𝐋𝐈𝐍𝐆 𝐔𝐓𝐀𝐌𝐀 𝐔𝐍𝐓𝐔𝐊 𝐃𝐈𝐉𝐀𝐃𝐈𝐊𝐀𝐍 𝐐𝐔𝐑𝐁𝐀𝐍
┗━━━━━━━━━━━━━✯͜͡❂⊱•*•••⊰✿ৡৢ˚❁
✯͜͡✯͜͡❂⊱•⊰✯͜͡❂ HEWAN APAKAH YANG PALING UTAMA UNTUK DIJADIKAN QURBAN : Para Ahli Fiqih berbeda pendapat mengenai sebaik-baiknya jenis hewan kurban.
Terdapat tiga pendapat:
(Pendapat pertama): YANG PALING UTAMA DALAM KURBAN ADALAH UNTA, KEMUDIAN SAPI, KEMUDIAN DOMBA, inilah pendapat Kaum Syafi'iyyah, Hanabilah, Dzahiriyyah, dan sebagian kaum Malikiyyah mengatakan demikian.
(Pendapat kedua): Yang paling utama ternak yang dikurbankan adalah DOMBA, LALU SAPI, LALU UNTA, dan inilah pendapat Malikiyyah yang mu'tamad (dipegang) oleh mereka.
Sebagian Kaum Malikiyyah berpendapat YANG TERBAIK ADALAH DOMBA, KEMUDIAN UNTA, KEMUDIAN SAPI.
(Pendapat ketiga): Kurban adalah YANG PALING BANYAK DAGINGNYA DAN PALING BAGUS, dan ini pendapat Kaum Hanafiyyah. Seekor domba lebih baik dari sepertujuh sapi. Jika sepertujuh sapi lebih banyak dagingnya, maka itu lebih baik. Prinsip mereka dalam hal ini adalah jika daging dan harganya sama, maka yang paling bagus dagingnya yang lebih utama, jika berbeda keduanya, maka yang paling utama, yang lebih diutamakan.
❁˚ৡ✿⊱•Λᄂ QЦЯ'ΛП Λᄂ KΛЯIM
˚ৡ✿⊱•Pendapat pertama (Kaum Syafi'iyyah, Hanabilah, Dzahiriyyah, dan sebagian kaum Malikiyyah) berhujjah dengan firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala:
وَالْبُدْنَ جَعَلْنَاهَا لَكُمْ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ لَكُمْ فِيهَا خَيْرٌ {سورة الحج الآية : ٠٢٢/ ٣٦}.
Dan unta-unta itu Kami jadikan untuk-mu bagian dari syiar agama Allah, kamu banyak memperoleh kebaikan padanya. (QS. Al Hajj : 022/ 36)
Dan karena unta lebih besar daripada sapi dan sapi lebih besar daripada kambing, berdasarkan firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala:
ذَلِكَ وَمَنْ يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللَّهِ فَإِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوبِ {سورة الحج الآية : ٠٢٢/ ٣٢}.
Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syiar-syiar Allah, maka sesungguhnya hal itu timbul dari ketakwaan hati. (QS. Al-Hajj: 022/ 32)
˚ৡ✿⊱•Hujjah Pendapat Kedua (Kaum Malikiyyah) :
وَفَدَيْنَاهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ {سورة الصافات : ٠٣٧/ ١٠٧].
Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. (QS. As-Shaffat: 037/ 107)
ৡ✿⊱•Imam Al Qurthubiy Al Malikiy berkata dalam Kitab Tafsirnya Al Jami' Li Ahkami Al Qur'an = Tafsir Al Qurthubiy (Juz. 15 Hal. 107):
فِي هَذِهِ الْآيَةِ دَلِيلٌ عَلَى أَنَّ الْأُضْحِيَّةَ بِالْغَنَمِ أَفْضَلُ مِنَ الْإِبِلِ وَالْبَقَرِ...(إلى أن قال)...
وَحُجَّتُهُمْ قَوْلُهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى:" وَفَدَيْناهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ" أَيْ ضَخْمِ الْجُثَّةِ سَمِينٍ، وَذَلِكَ كَبْشٌ لَا جَمَلٌ وَلَا بَقَرَةٌ.
[انظر كتاب الجامع لأحكام القرآن : (ج ١٥ ص ١٠٧) / تفسير سورة الصافات / [سورة الصافات (٣٧): الآيات ١٠٢ إلى ١١٣] / المؤلف: أبو عبد الله، محمد بن أحمد الأنصاري القرطبي المالكي / الناشر: دار الكتب المصرية - القاهرة، الطبعة: الثانية، ١٣٨٤ هـ - ١٩٦٤ مـ].
Dalam ayat ini terdapat dalil/hujjah bahwa MENYEMBELIH DOMBA LEBIH UTAMA daripada berkurban dengan unta dan sapi... (sampai katanya)...
Dalilnya adalah Firman Allah Ta'ala: “Dan Kami tebus dia dengan sembelihan yang besar,” maksudnya ukuran tubuhnya gemuk berlemak, dan itu adalah seekor domba jantan, bukan unta ataupun sapi. Selesai.
❁˚ৡ✿⊱•BΣЯDΛƧΛЯKΛП ΉΛDIƬƧ
⊰✿ৡৢ˚Riwayat Hadits Yang Menjadi Hujjah Pendapat Pertama (Kaum Syafi'iyyah, Hanabilah, Dzahiriyyah, dan sebagian kaum Malikiyyah) Bahwa Kurban Yang Lebih Utama Adalah Unta 🐫 Kemudian Sapi 🐄 Kemudian Domba 🐑 :
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ يُوسُفَ قَالَ: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ سُمَيٍّ، مَوْلَى أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ السَّمَّانِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه: أَنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ قَالَ:
«مَنِ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ غُسْلَ الْجَنَابَةِ ثُمَّ رَاحَ، فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَدَنَةً، وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّانِيَةِ، فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَقَرَةً، وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّالِثَةِ، فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ كَبْشًا أَقْرَنَ، وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الرَّابِعَةِ، فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ دَجَاجَةً، وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الْخَامِسَةِ، فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَيْضَةً، فَإِذَا خَرَجَ الْإِمَامُ حَضَرَتِ الْمَلَائِكَةُ يَسْتَمِعُونَ الذِّكْرَ».
[رواه البخاري واللفظ له / كتاب الجمعة / باب فضل الجمعة / رقم الحديث: ٨٨١. ومسلم. وأبو داود. والترمذي وقال : حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ].
Dari Abu Hurairah radhiyyAllahu 'anhu, bahwa Rasulullah -ﷺ- bersabda:
"Barangsiapa mandi pada hari Jum'at sebagaimana mandi janabah, lalu berangkat menuju Masjid, maka dia seolah berkurban seekor unta. Dan barangiapa datang pada kesempatan (saat) kedua maka dia seolah berkurban seekor sapi. Dan barangiapa datang pada kesempatan (saat) ketiga maka dia seolah berkurban seekor kambing yang bertanduk. Dan barangiapa datang pada kesempatan (saat) keempat maka dia seolah berkurban seekor ayam. Dan barangiapa datang pada kesempatan (saat) kelima maka dia seolah berkurban sebutir telur. Dan apabila imam sudah keluar (untuk memberi khuthbah), maka para Malaikat hadir mendengarkan dzikir (khuthbah tersebut)."
[HR. Bukhariy Teks Miliknya No. 881. Muslim No. 850. Abu Dawud. Dan Tirmidziy Dan Ia Berkata: HADITS HASAN SHAHIH].
⊰✿ৡৢ˚Riwayat Hadits Yang Menjadi Hujjah Pendapat Kedua (Malikiyyah) Bahwa Kurban Yang Lebih Utama Pertama Domba 🐑 Kemudian Unta 🐫 Kemudian Sapi 🐄:
حَدَّثَنَا آدَمُ بْنُ أَبِي إِيَاسٍ : حَدَّثَنَا شُعْبَةُ : حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ صُهَيْبٍ قَالَ: سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ رضي الله عنه، قَالَ:
«كَانَ النَّبِيُّ ﷺ يُضَحِّي بِكَبْشَيْنِ وَأَنَا أُضَحِّي بِكَبْشَيْنِ.»
[رواه البخاري / كتاب الأضاحي / باب في أضحية النبي بكبشين أقرنين / رقم الحديث: ٥٥٥٣].
Dari Anas bin Malik radliyAllohu 'anhu berkata;
Nabi -ﷺ- berkurban dengan dua ekor domba, sementara aku juga berkurban dengan dua ekor domba."
[HR. Bukhariy No. 5553]
⊰✿ৡৢ˚Imam Al Hafidz Ibnu Hajar Al Asqolaniy Asy Syafi'iy berkata dalam Kitabnya Fathu Al-Bariy Syarhu Shahih Al Bukhariy (Juz. 10 Hal. 10):
فِي هَذِهِ زِيَادَةُ قَوْلِ أَنَسٍ أَنَّهُ كَانَ يُضَحِّي بِكَبْشَيْنِ لِلِاتِّبَاعِ، وَفِيهَا أَيْضًا إِشْعَارٌ بِالْمُدَاوَمَةِ عَلَى ذَلِكَ، فَتَمَسَّكَ بِهِ مَنْ قَالَ الضَّأْنُ فِي الْأُضْحِيَّةِ أَفْضَلُ.
[انظر كتاب فتح الباري بشرح البخاري : (ج ١٠ ص ١٠)] / ٧٣ - كتاب الأضاحي / ٧ - باب في أضحية النبي ﷺ بكبشين أقرنين، ويذكر سمينين / المؤلف: أحمد بن علي بن حجر العسقلاني الشافعي (٧٧٣ - ٨٥٢ هـ) / الناشر: المكتبة السلفية - مصر، الطبعة: «السلفية الأولى»، ١٣٨٠ - ١٣٩٠ هـ].
Hal ini merupakan tambahan dari pernyataan Anas yang biasa menyembelih dua ekor domba jantan sebagai kurban, dan hal ini juga menandakan kelanjutannya (mudawamah, melestarikannya) dengan semua itu, kemudian berpeganglah dengannya orang (Kaum Malikiyyah) yang mengatakan : DLO'N (الضَّأْنُ, kambing berumur lebih 2 tahun) untuk berkurban ADALAH YANG LEBIH UTAMA. Selesai.
⊰✿ৡৢ˚Riwayat Hadits Yang Lain:
حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ مَعْرُوفٍ. حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ. قَالَ: قَالَ حَيْوَةُ: أَخْبَرَنِي أَبُو صَخْرٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ قُسَيْطٍ، عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ، عَنْ عَائِشَةَ؛
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -ﷺ- أَمَرَ بِكَبْشٍ أَقْرَنَ، يَطَأُ فِي سَوَادٍ، وَيَبْرُكُ فِي سَوَادٍ، وَيَنْظُرُ في سواد. فأتي بِهِ. فَقَالَ لَهَا (يَا عَائِشَةُ! هَلُمِّي الْمُدْيَةَ). ثُمَّ قَالَ: (اشْحَذِيهَا بِحَجَرٍ) فَفَعَلَتْ. ثُمَّ أَخَذَهَا، وَأَخَذَ الْكَبْشَ فَأَضْجَعَهُ. ثُمَّ ذَبَحَهُ. ثُمَّ قَالَ (بِاسْمِ اللَّهِ. اللَّهُمَّ! تَقَبَّلْ مِنْ مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ. وَمِنْ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ) ثُمَّ ضَحَّى بِهِ.
[رواه مسلم / ٣٥ - كتاب الأضاحي / ٣ - باب: استحباب الضحية، وذبحها مباشرة بلا توكيل، والتسمية والتكبير / رقم الحديث: ١٩٦٧]
Dari 'Aisyah radliyyAllahu 'anha:
bahwa Rasulullah -ﷺ- pernah menyuruh untuk diambilkan dua ekor domba bertanduk yang di kakinya berwarna hitam, perutnya terdapat belang hitam, dan di kedua matanya terdapat belang hitam. Kemudian domba tersebut di serahkan kepada beliau untuk dikurbankan, lalu beliau bersabda kepada 'Aisyah:
"Wahai 'Aisyah, bawalah pisau kemari." Kemudian beliau bersabda: "Asahlah pisau ini dengan batu." Lantas 'Aisyah melakukan apa yang di perintahkan beliau, setelah di asah, beliau mengambilnya dan mengambil domba tersebut dan membaringkannya lalu beliau menyembelihnya." Kemudian beliau mengucapkan: "Dengan nama Allah, ya Allah, terimalah ini dari Muhammad, keluarga Muhammad, dan ummat Muhammad." KEMUDIAN BELIAU BERKURBAN DENGANNYA."
[HR. Muslim No. ]
⊰✿ৡৢ˚Riwayat Hadits Yang Lain:
حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ قَالَ: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ قَالَ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ، عَنْ أَبِي عَيَّاشٍ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ:
ضَحَّى رَسُولُ اللَّهِ -ﷺ- يَوْمَ عِيدٍ، بِكَبْشَيْنِ
فَقَالَ: حِينَ وَجَّهَهُمَا «إِنِّي وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا، وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ، إِنَّ صَلَاتِي، وَنُسُكِي، وَمَحْيَايَ، وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، لَا شَرِيكَ لَهُ، وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ، وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ، اللَّهُمَّ مِنْكَ، وَلَكَ عَنْ مُحَمَّدٍ وَأُمَّتِهِ»
[رواه أبو داود والترمذي وابن ماجه واللفظ له / ٢٦ - كتاب الأضاحي / ١ - باب أضاحي رسول الله صلى الله عليه وسلم / رقم الحديث: ٣١٢١].
Dari Jabir bin Abdullah radliyyAllahu 'anhu, beliau berkata : "Rasulullah -ﷺ- menyembelih dua ekor kambing kurban pada waktu Idul Kurban. Saat menghadapkan keduanya beliau mengucapkan:
"Sesungguhnya Aku menghadapkan diriku kepada Rabb yang menciptakan langit dan bumi, dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah. Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian Itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah). Ya Allah (ini adalah) dari-Mu dan untuk-Mu, dari Muhammad dan ummatnya."
[HR. Abu Dawud. Tirmidziy. Dan Ibnu Majah Dan Teks Miliknya No. 3121]
⊰✿ৡৢ˚Riwayat Hadits Yang Lain:
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ: أَنْبَأَنَا سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَقِيلٍ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ عَائِشَةَ، أَوْ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، :
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -ﷺ- كَانَ «إِذَا أَرَادَ أَنْ يُضَحِّيَ، اشْتَرَى كَبْشَيْنِ عَظِيمَيْنِ، سَمِينَيْنِ، أَقْرَنَيْنِ، أَمْلَحَيْنِ مَوْجُوءَيْنِ، فَذَبَحَ أَحَدَهُمَا عَنْ أُمَّتِهِ، لِمَنْ شَهِدَ لِلَّهِ، بِالتَّوْحِيدِ، وَشَهِدَ لَهُ بِالْبَلَاغِ، وَذَبَحَ الْآخَرَ عَنْ مُحَمَّدٍ، وَعَنْ آلِ مُحَمَّدٍ -ﷺ-»
[رواه أحمد وابن ماجه واللفظ له / ٢٦ - كتاب الأضاحي / ١ - باب أضاحي رسول الله صلى الله عليه وسلم / رقم الحديث: ٣١٢٢].
Dari 'Aisyah Atau dari Abu Hurairah radhiyyAllahu 'anhuma : bahwa apabila Rasulullah -ﷺ- hendak melaksanakan kurban, maka beliau membeli dua ekor domba yang besar, gemuk, bertanduk dan berwarna belang (hitam dan putih). Kemudian beliau menyembelih salah satunya untuk umatnya yang telah bersaksi akan keesaan Allah dan bersaksi atas risalah beliau, lalu menyembelih yang satunya untuk Muhammad dan keluarga Muhammad -ﷺ-."
[HR. Ahmad Dan Ibnu Majah Dan Teks Miliknya No. 3122]
⊰✿ৡৢ˚Riwayat Yang Menjadi Hujjah Pendapat Yang Ketiga (Kaum Hanafiyyah) Yang Paling Utama Dikurbankan Adalah Ternak Yang Mahal Dan Gemuk.
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ أَبِي الْعَبَّاسِ، قَالَ: حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ، قَالَ: حَدَّثَنِي عُثْمَانُ بْنُ زُفَرَ الْجُهَنِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنِي أَبُو الْأَشَدِّ السُّلَمِيُّ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَدِّهِ، قَالَ: كُنْتُ سَابِعَ سَبْعَةٍ مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: فَأَمَرَنَا نَجْمَعُ لِكُلِّ رَجُلٍ مِنَّا دِرْهَمًا، فَاشْتَرَيْنَا أُضْحِيَّةً بِسَبْعَةِ الدَّرَاهِمِ، فَقُلْنَا: يَا رَسُولَ اللهِ، لَقَدْ أَغْلَيْنَا بِهَا؟ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
«إِنَّ أَفْضَلَ الضَّحَايَا أَغْلَاهَا، وَأَسْمَنُهَا» ... الحديث.
[رواه أحمد واللفظ له / مسند المكيين / حديث جد أبي الأشد السلمي / رقم الحديث : ١٥٤٩٤. والبيهقي والحاكم. وقال الهيثمي: رواه أحمد، وأبو الأشد – أحد رجال السند - لم أجدْ منْ وَثَّقَهُ ولا جرحه، وكذلك أبوه، وقيل إن جده عمرو بن عبس].
Dari Abu Al Asyad As-Sulami. Dari Bapaknya. Dari Kakeknya berkata; saya adalah satu dari tujuh orang yang bersama Rasulullah -ﷺ-. (Abu Al Asyad radliyyAllahu 'anhu) berkata; lalu (Rasulullah -ﷺ-) menyuruh kami untuk mengumpulkan satu dirham setiap orang, lalu kami membeli hewan kurban dengan tujuh dirham tersebut. Kami bertanya, wahai Rasulullah, sungguh kami merasa mahal dengannya. Rasulullah -ﷺ- bersabda:
"SEBAIK-BAIK HEWAN KURBAN ADALAH YANG PALING MAHAL DAN PALING GEMUK." ... Al Hadits.
[HR. Ahmad Teks Miliknya No. 15494. Baihaqiy. Hakim. Dan Al-Haitsamiy berkata: Diriwayatkan oleh Ahmad, dan Abu Al-Asyad – Salah Satu Orang Dari Rantai Sanadnya – Saya Tidak Menemukan Siapapun Yang Membenarkan Atau Mengautentikasinya, Begitu Pula Ayahnya, Dan Dikatakan Bahwa Kakeknya Adalah Amr Bin Abs].
⊰✿ৡৢ˚Riwayat Hadits Yang Menjadi Hujjah Bahwa Kurban Dengan Unta 🐫 Atau Sapi 🐄 Boleh Patungan Untuk 7 Orang :
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا مَالِكٌ ح و حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى وَاللَّفْظُ لَهُ قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ :
نَحَرْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ الْحُدَيْبِيَةِ الْبَدَنَةَ عَنْ سَبْعَةٍ وَالْبَقَرَةَ عَنْ سَبْعَةٍ
[رواه مسلم واللفظ له / ١٥ - كتاب الحج / ٦٢ - باب الاشتراك في الهدي، وإجزاء البقرة والبدنة كل منهما عن سبعة / رقم الحديث : ١٣١٨. والترمذي وقال : هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ. وابن ماجه].
Dari Jabir bin Abdullah radliyyAllahu 'anhuma, beliau berkata; "Kami pernah menyembelih kurban bersama Rasulullah -ﷺ- di tahun perjanjian Hudaibiyah, untuk kurban seekor unta atau seekor sapi, kami bersekutu 7 orang."
[HR. Muslim No. 1318]
⊰✿ৡৢ˚Tersebut Dalam Kitab Sunan At Tirmidziy:
قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَالْعَمَلُ عَلَى هَذَا عِنْدَ أَهْلِ الْعِلْمِ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ -ﷺ- وَغَيْرِهِمْ وَهُوَ قَوْلُ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ وَابْنِ الْمُبَارَكِ وَالشَّافِعِيِّ وَأَحْمَدَ وَإِسْحَقَ و قَالَ إِسْحَقُ يُجْزِئُ أَيْضًا الْبَعِيرُ عَنْ عَشَرَةٍ وَاحْتَجَّ بِحَدِيثِ ابْنِ عَبَّاسٍ
Abu Isa (At Tirmidziy) berkata; "HADITS INI DERAJATNYA HASAN SHAHIH. dan hadits ini menjadi pedoman amal oleh para ulama' dari kalangan sahabat Nabi -ﷺ- dan selainnya. Dan ini adalah perkataan Sufyan Ats Tsauri, Ibnul Mubarak, Syafi'iy, Ahmad dan Ishaq. Ishaq berkata; "Satu ekor unta juga cukup untuk 10 orang." Ia berpegangan dengan hadits Ibnu Abbas."
[HR. Tirmidziy]
⊰✿ৡৢ˚Riwayat Hadits Yang Senada :
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ، حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ، حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ عُتَيْبَةَ، عَنْ الْمُغِيرَةِ بْنِ حَذْفٍ، عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ:
" شَرَّكَ رَسُولُ اللهِ -ﷺ- فِي حَجَّتِهِ بَيْنَ الْمُسْلِمِينَ فِي الْبَقَرَةِ عَنْ سَبْعَةٍ "
[رواه أحمد / أحاديث رجال من أصحاب النبي صلى الله عليه وسلم / حديث حذيفة بن اليمان عن النبي صلى الله عليه وسلم / رقم الحديث : ٢٣٤٥٣. وقال الهيثمي: رجاله ثقات].
Dari Hudzaifah radliyyAllahu 'anhu, beliau berkata:
“Rasulullah -ﷺ- berpartisipasi didalam hajinya di antara umat Islam dalam seekor sapi 🐄 atas nama 7 orang.”
[HR. Ahmad No. 23453. Al Haitsamiy Berkata : PERAWI PERAWINYA TERPERCAYA].
⊰✿ৡৢ˚Riwayat Hadits Yang Senada :
حَدَّثَنَا أَبُو عَمَّارٍ الحُسَيْنُ بْنُ حُرَيْثٍ قَالَ: حَدَّثَنَا الفَضْلُ بْنُ مُوسَى، عَنْ الحُسَيْنِ بْنِ وَاقِدٍ، عَنْ عِلْبَاءَ بْنِ أَحْمَرَ، عَنْ عِكْرِمَةَ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ:
«كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَحَضَرَ الأَضْحَى فَاشْتَرَكْنَا فِي البَقَرَةِ سَبْعَةً، وَفِي البَعِيرِ عَشَرَةً».
وَفِي البَابِ عَنْ أَبِي الأَسَدِ السُّلَمِيِّ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَدِّهِ، وَأَبِي أَيُّوبَ: حَدِيثُ ابْنِ عَبَّاسٍ حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ الفَضْلِ بْنِ مُوسَى
[رواه الترمذي / ١٧ - أبواب الأضاحي / باب ما جاء في الاشتراك في الأضحية / رقم الحديث : ١٥٠١].
Dari Ibnu Abbas radliyyAllahu 'anhuma, beliau berkata :
"Kami bersama Rasulullah -ﷺ- dalam perjalanan, lalu tibalah hari Idul Adhha. Kami lalu berserikat berkurban seekor sapi untuk 7 orang dan seekor unta untuk 10 orang."
Abu Isa (At Tirmidziy) berkata; "Dalam bab ini ada hadits serupa dari Abul Asad As Sulami dari bapaknya dari kakeknya, dan hadits Abu Ayyub." Abu Isa berkata; "HADITS IBNU ABBAS DERAJATNYA HASAN GHARIB, dan kami tidak mengetahui hadits tersebut kecuali dari Al Fadhl bin Musa."
[HR. Tirmidziy No. 1501]
❁˚ৡ✿⊱•BΣЯDΛƧΛЯKΛП QӨЦᄂ ЦᄂΛMΛ'
Syaikh DR. Wahb bin Mustofa Az Zuhailiy berkata dalam Kitabnya Al-fiqhu Al Islamiy Wa Adillatuh (Juz. 4 Hal. 2720):
واختلف الفقهاء في الأفضل من أنواع الحيوان على رأيين:
فقال المالكية: الأفضل الضأن، ثم البقر، ثم الإبل، نظراً لطيب اللحم، ولأن النبي صلّى الله عليه وسلم ضحى بكبشين، ولا يفعل إلا الأفضل، ولو علم الله خيراً منه لفدى إسحاق (أو إسماعيل) به.
وعكس الشافعية والحنابلة فقالوا: أفضل الأضاحي: الإبل، ثم البقر، ثم الضأن، ثم المعز. نظراً لكثرة اللحم، ولقصد التوسعة على الفقراء، ولقول النبي صلّى الله عليه وسلم: «من اغتسل يوم الجمعة غسل الجنابة، ثم راح فكأنما قرب بدنة، ومن راح في الساعة الثانية، فكأنما قرب بقرة، ومن راح في الساعة الثالثة، فكأنما قرب كبشاً أقرن .. »
ورأي الحنفية: الأكثر لحماً هو الأفضل.
[انظر كتاب الفِقْهُ الإسلاميُّ وأدلَّتُهُ : (ج ٤ ص ٢٧٢٠) / المبحث الرابع ـ الحيوان المضحى به / المطلب الأول ـ نوع الحيوان المضحى به / المؤلف: أ. د. وَهْبَة بن مصطفى الزُّحَيْلِيّ، أستاذ ورئيس قسم الفقه الإسلاميّ وأصوله بجامعة دمشق - كلّيَّة الشَّريعة / الناشر: دار الفكر - سوريَّة - دمشق، الطبعة: الرَّابعة المنقَّحة المعدَّلة بالنِّسبة لما سبقها (وهي الطبعة الثانية عشرة لما تقدمها من طبعات مصورة)].
Perbedaan pendapat Fuqoha' mengenai macam-macam hewan yang paling utama untuk dijadikan qurban, ada dua:
Madzhab Malikiyah: yang paling utama adalah dlo'n (biri-biri), lalu sapi, kemudian unta, dinilai dari lezatnya rasa daging dan karena Nabi Saw. berqurban dengan dua ekor kambing dan beliau tidak melakukannya kecuali itu lebih utama, dan jika Allah mengajarkan sesuatu yang lebih utama ketimbang kambing, sudah pasti Ishaq (Ismail) ditebus dengan itu.
Sebaliknya, Madzhab Syafi'iyah dan Hanabilah berpendapat bahwa yang paling utama dijadikan qurban adalah unta, lalu sapi, kemudian biri-biri/kambing, dinilai dari banyaknya daging dan karena tujuan melegakan orang faqir dan berdasarkan sabda Nabi Saw., "Barangsiapa yang mandi pada hari Jum'at sebagaimana mandi junub kemudian dia pergi ke masjid pada awal waktu, maka dia mendapat ganjaran seperti pahala berkurban satu ekor unta. Barangsiapa berangkat ke masjid pada saat yang kedua, maka dia mendapat ganjaran seperti pahala berkurban seekor sapi. Barangsiapa yang berangkat masjid pada saat yang ketiga, maka dia mendapat ganjaran seperti pahala berkurban seekor kambing jantan...."
Dari Madzhab Hanafiyah berpendapat yang paling banyak dagingnya yang paling utama. Selesai.
1]• 𝕊𝕐𝔸𝔽𝕀'𝕀𝕐𝕐𝔸ℍ
˚ৡ✿⊱•Imam Muhammad bin Idris Asy Syafi'iy berkata dalam Kitabnya Al Umm (Juz. 2 Hal. 246):
وَالْإِبِلُ أَحَبُّ إلَيَّ أَنْ يُضَحِّيَ بِهَا مِنْ الْبَقَرِ وَالْبَقَرُ أَحَبُّ إلَيَّ أَنْ يُضَحِّيَ بِهَا مِنْ الْغَنَمِ وَكُلُّ مَا غَلَا مِنْ الْغَنَمِ كَانَ أَحَبَّ إلَيَّ مِمَّا رَخُصَ وَكُلُّ مَا طَابَ لَحْمُهُ كَانَ أَحَبَّ إلَيَّ مِمَّا يَخْبُثُ لَحْمُهُ ... وَالضَّأْنُ أَحَبُّ إلَيَّ مِنْ الْمَعْزِ
[انظر كتاب الأم : (ج ٢ ص ٢٤٦) / كتاب الضحايا / باب ما تجزي عنه البدنة من العدد في الضحايا / المؤلف: أبو عبد الله محمد بن إدريس الشافعي (١٥٠ - ٢٠٤ هـ) / الناشر: دار الفكر - بيروت، الطبعة: الثانية ١٤٠٣ هـ - ١٩٨٣ مـ].
Unta lebih aku sukai untuk dikurbankan dari pada sapi, dan sapi lebih aku sukai untuk dikurbankan dari pada biri-biri, dan domba apa pun yang mahal, lebih aku sukai dari pada yang murah, dan apa saja yang dagingnya bagus, lebih aku sukai. dari apa pun yang dagingnya buruk... dan domba lebih aku sukai dari pada kambing. Selesai.
˚ৡ✿⊱•Imam Taqiyyuddin Al Hishniy Al Husainiy Asy Syafi'iy dalam kitabnya Kifayatul Akhyar Fi Hilli Ghoyatu Al Ikhtishar (Hal. 535):
وَالأَصَح أَن الْبَدنَة وَالْبَقَرَة أفضل من الْغنم وَقيل بل الْغنم أفضل أَعنِي شَاتين فِي الْغُلَام وشَاة فِي الْجَارِيَة لظَاهِر السّنة
[انظر كتاب كفاية الأخيار في حل غاية الإختصار : (ص ٥٣٥) / كتاب الصيد والذبائح والضحايا والأطعمة / باب العقيقة / المؤلف: أبو بكر بن محمد بن عبد المؤمن بن حريز بن معلى الحسيني الحصني، تقي الدين الشافعي (ت ٨٢٩هـ) / الناشر: دار الخير - دمشق، الطبعة: الأولى، ١٩٩٤ مـ].
"Dan pendapat yang paling ashoh (benar), bahwa UNTA DAN SAPI LEBIH UTAMA DARIPADA KAMBING dan dikatakan bahwa kambing lebih utama, yakni dua ekor kambing untuk satu anak laki-laki dan satu ekor kambing untuk satu anak perempuan. Alasannya dikarenakan sebab mengikuti dhohir (redaksi) hadits." Selesai.
˚ৡ✿⊱•Imam Abu Zakariyya Muhyiddin bin Syaraf Al-Nawawiy Al-Syafi'iy berkata dalam Kitabnya Al Minhaj Syarhu Shahih Muslim Ibnu Al-Hajjaj (Juz. 6 Hal. 137):
وَفِيهِ أَنَّ التَّضْحِيَةَ بِالْإِبِلِ أَفْضَلُ مِنَ الْبَقَرَةِ لِأَنَّ النَّبِيَّ -ﷺ- قَدَّمَ الْإِبِلَ وَجَعَلَ الْبَقَرَةَ فِي الدَّرَجَةِ الثَّانِيَةِ وَقَدْ أَجْمَعَ الْعُلَمَاءُ عَلَى أَنَّ الْإِبِلَ أَفْضَلُ مِنَ الْبَقَرِ فِي الْهَدَايَا وَاخْتَلَفُوا فِي الْأُضْحِيَّةِ فَمَذْهَبُ الشَّافِعِيِّ وَأَبِي حَنِيفَةَ وَالْجُمْهُورِ أَنَّ الْإِبِلَ أَفْضَلُ ثُمَّ الْبَقَرَ ثُمَّ الْغَنَمَ كَمَا فِي الْهَدَايَا
وَمَذْهَبُ مَالِكٍ أَنَّ أَفْضَلَ الْأُضْحِيَّةِ الْغَنَمُ ثُمَّ الْبَقَرُ ثُمَّ الْإِبِلُ قَالُوا : لِأَنَّ النَّبِيَّ -ﷺ- ضَحَّى بِكَبْشَيْنِ وَحُجَّةُ الْجُمْهُورِ ظَاهِرُ هَذَا الْحَدِيثِ وَالْقِيَاسُ عَلَى الْهَدَايَا
[انظر كتاب المنهاج شرح صحيح مسلم بن الحجاج : (ج ٦ ص ١٣٧) / كتاب الجمعة يقال بضم الميم وإسكانها وفتحها حكاهن / المؤلف: أبو زكريا محيي الدين يحيى بن شرف النووي الشافعي (ت ٦٧٦هـ) / الناشر: دار إحياء التراث العربي - بيروت، الطبعة: الثانية، ١٣٩٢ هـ].
Dan di dalamnya bahwa KURBAN UNTA LEBIH UTAMA DARI PADA SAPI, karena Nabi -ﷺ- mendahulukan kurban dengan unta dan menjadikan sapi pada urutan kedua, dan para Ulama' sepakat BAHWA UNTA LEBIH UTAMA DARIPADA SAPI DALAM PENYEMBELIHAN DAM dan mereka berbeda pendapat dalam kurbannya, Madzhab Imam Syafi’iy, Abu Hanifah, dan Jumhur SESUNGGUHNYA UNTA LEBIH UTAMA KEMUDIAN SAPI KEMUDIAN DOMBA seperti dalam penyembelihan dam.
Menurut pandangan Madzhab Imam Malik : YANG PALING UTAMA KURBANNYA ADALAH DOMBA, KEMUDIAN SAPI, LALU UNTA. Mereka mengatakan : bahwa Nabi -ﷺ- menyembelih dua ekor domba jantan, dan argumen jumhur Ulama' adalah yang terlihat jelas dalam hadist ini, dan analoginya pada ternak penyembelihan dam. Selesai.
˚ৡ✿⊱•Imam Abu Hasan 'Aliy Al Mawardi Asy Syafi'iy berkata dalam Kitabnya Al Hawi Al Kabir (Juz. 15 Hal. 77):
قَالَ الْمَاوَرْدِيُّ: أَفْضَلُ الضَّحَايَا الثَّنِيُّ مِنَ الْإِبِلِ، ثُمَّ الثَّنِيُّ مِنَ الْبَقَرِ، ثُمَّ الْجَذَعُ مِنَ الضَّأْنِ، ثُمَّ الثَّنِيُّ مِنَ الْمَعْزِ.
[انظر كتاب الحاوي الكبير في فقه مذهب الإمام الشافعي وهو شرح مختصر المزني : (ج ١٥ ص ٧٧) / فصل / فصل / المؤلف: أبو الحسن علي بن محمد بن محمد بن حبيب البصري البغدادي، الشهير بالماوردي (ت ٤٥٠هـ) / الناشر: دار الكتب العلمية، بيروت - لبنان، الطبعة: الأولى، ١٤١٩ هـ -١٩٩٩ مـ].
Al-Mawardi berkata: KORBAN YANG PALING BAIK ADALAH DUA EKOR UNTA, LALU DUA EKOR SAPI, LALU DUA EKOR DOMBA, lalu dua ekor kambing. Selesai.
2]•ℍ𝔸ℕ𝔸𝔽𝕀𝕐𝕐𝔸ℍ
˚ৡ✿⊱•Imam Muhammad Amin Ibnu 'Abidin Al Hanafiy berkata dalam Kitabnya Raddu Al Muhtar 'Ala Ad Durri Al Mukhtar (Juz. 6 Hal. 322):
وَالْأَصْلُ فِي هَذَا إذَا اسْتَوَيَا فِي اللَّحْمِ وَالْقِيمَةِ فَأَطْيَبُهُمَا لَحْمًا أَفْضَلُ، وَإِذَا اخْتَلَفَا فِيهِمَا فَالْفَاضِلُ أَوْلَى
[انظر كتاب حاشية رد المحتار، على الدر المختار: شرح تنوير الأبصار : (ج ٦ ص ٣٢٢) / كتاب الأضحية / المؤلف: محمد أمين، الشهير بابن عابدين الحنفي [ت ١٢٥٢ هـ] / الناشر: شركة مكتبة ومطبعة مصطفى البابي الحلبي وأولاده بمصر، الطبعة: الثانية ١٣٨٦ هـ = ١٩٦٦ مـ].
Prinsip dasar dalam hal ini adalah jika daging dan harganya sama, MAKA DAGING YANG LEBIH BAIK ITU LEBIH UTAMA, dan jika berbeda daging dan harganya, maka daging yang lebih baik itu lebih utama. Selesai.
3]•𝕄𝔸𝕃𝕀𝕂𝕀𝕐𝕐𝔸ℍ
Domba 🐑 lebih utama dikurbankan daripada unta 🐫, dan unta lebih utama dikurbankan daripada sapi 🐄.
Sebagian Pendapat Madzhab Malikiyah adalah berkurban dengan hewan yang dagingnya paling baik.
حَدَّثَنَا أَبُو الْعَبَّاسِ مُحَمَّدُ بْنُ يَعْقُوبَ ، ثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الْحَكَمِ ، أَنْبَأَ ابْنُ وَهْبٍ ، أَخْبَرَنِي هِشَامُ بْنُ سَعْدٍ ، عَنْ حَاتِمِ بْنِ أَبِي نَصْرٍ ، عَنْ عُبَادَةَ بْنِ نُسَيٍّ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ ، - رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ : أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ - قَالَ :
" خَيْرُ الضَّحِيَّةِ الْكَبْشُ الْأَقْرَنُ وَخَيْرُ الْكَفَنِ الْحُلَّةُ " .
هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحُ الْإِسْنَادِ وَلَمْ يُخْرِجَاهُ .
[رواه أبو داود والبيهقي والحاكم واللفظ له / كتاب الأضاحي / خير الضحية الكبش الأقرن وخير الكفن الحلة / رقم الحديث : ٧٦٢٥. ووافقه الذهبي].
Dari 'Ubadah bin Shamit radliyyAllahu 'anhu : Sesungguhnya Rasulullah -ﷺ- pernah bersabda:
"SEBAIK-BAIK KURBAN ADALAH DOMBA YANG BERTANDUK, dan Sebaik-baik kafan adalah hullah (pakaian yang terdiri dari jubah, sarung dan serempang).
[HR. Abu Dawud. Baihaqiy. Dan Hakim Teks Miliknya Ia Berkata : HADITS HASAN SHAHIH Dan Imam Dzahabiy Mensetujuinya].
*•⊰✿ৡৢ˚Imam Syihabuddin Ahmad Al Qarofiy Al Malikiy berkata dalam Kitabnya Adz Dzakhiroh (Juz. 4 Hal. 143):
وَلِأَنَّ اللَّهَ وَصَفَهُ بِالْعَظِيمِ وَلَمْ يَحْصُلْ هَذَا الْوَصْفُ لِغَيْرِهِ
[انظر كتاب الذخيرة : (ج ٤ ص ١٤٣) / فرع / فرع/ المؤلف: أبو العباس شهاب الدين أحمد بن إدريس بن عبد الرحمن المالكي الشهير بالقرافي (ت ٦٨٤هـ) / الناشر: دار الغرب الإسلامي- بيروت، الطبعة: الأولى، ١٩٩٤ مـ].
(Mereka Kaum Malikiyyah mengatakan bahwa kurban besar itu adalah seekor domba jantan):
Karena Allah menggambarkannya sebagai sesuatu yang besar, dan tidak ada gambaran ini, bagi selainnya. Selesai.
*•⊰✿ৡৢ˚Imam Abu Abdillah Muhammad Al Kharosyiy Al Malikiy berkata dalam Kitabnya Syarhu Al Kharosyiy 'Ala Mukhtashar Khalil (Juz. 3 Hal. 38):
أَنَّ الضَّأْنَ بِإِطْلَاقِهِ ذُكُورَهُ وَإِنَاثَهُ فُحُولَهُ وَخُصْيَانَهُ أَفْضَلُ فِي الْأُضْحِيَّةِ مِنْ الْمَعَزِ بِإِطْلَاقِهِ ثُمَّ إنَّ الْمَعْزَ بِإِطْلَاقِهِ أَفْضَلُ مِنْ الْإِبِلِ وَمِنْ الْبَقَرِ بِإِطْلَاقِهِمَا
[انظر كتاب شرح الخرشي على مختصر خليل : (ج ٣ ص ٣٨) / باب حكم الأضحية والمخاطب بها وما هي منه وما يجزي فيها / المؤلف: أبو عبد الله محمد الخرشي المالكي / الناشر: المطبعة الكبرى الأميرية ببولاق مصر، الطبعة: الثانية، ١٣١٧ هـ].
Domba menurut arti umumnya jantannya, betinanya, pejantannya, dan yang ada bercak putih kulitnya, LEBIH UTAMA UNTUK DIJADIKAN KURBAN DARI PADA KAMBING, menurut arti umumnya. Kemudian kambing menurut arti umumnya Lebih utama dari unta dan sapi menurut arti umum keduanya. Selesai.
*•⊰✿ৡৢ˚Imam Syihabuddin Ahmad Al Qorosyi Al Malikiy berkata dalam Kitabnya Adz Dzakhiroh (Juz. 4 Hal. 144):
وَقَالَ ابْنُ شعْبَان : أفضلهما الْغَنَمُ ثُمَّ الْإِبِلُ ثُمَّ الْبَقَرُ
[انظر كتاب الذخيرة : (ج ٤ ص ١٤٤) / فرع / فرع / المؤلف: أبو العباس شهاب الدين أحمد بن إدريس بن عبد الرحمن المالكي الشهير بالقرافي (ت ٦٨٤هـ) / الناشر: دار الغرب الإسلامي- بيروت، الطبعة: الأولى، ١٩٩٤ مـ].
4]•ℍ𝔸ℕ𝔸𝔹𝕀𝕃𝕃𝔸ℍ
❁˚ৡ✿⊱•Imam Ibnu Qudamah Al-Maqdisiy Al-Hanbaliy berkata dalam Kitabnya Al Mughniy (Juz. 9 Hal. 439):
وَلِأَنَّهُ ذَبْحٌ يَتَقَرَّبُ بِهِ إلَى اللَّهِ تَعَالَى، فَكَانَتْ الْبَدَنَةُ فِيهِ أَفْضَلَ، كَالْهَدْيِ فَإِنَّهُ قَدْ سَلَّمَهُ؛ وَلِأَنَّهَا أَكْثَرُ ثَمَنًا وَلَحْمًا وَأَنْفَعُ،
فَأَمَّا التَّضْحِيَةُ بِالْكَبْشِ؛ فَلِأَنَّهُ أَفْضَلُ أَجْنَاسِ الْغَنَمِ، وَكَذَلِكَ حُصُولُ الْفِدَاءِ بِهِ أَفْضَلُ، وَالشَّاةُ أَفْضَلُ مِنْ شِرْكٍ فِي بَدَنَةٍ؛ لِأَنَّ إرَاقَةَ الدَّمِ مَقْصُودَةٌ فِي الْأُضْحِيَّةِ، وَالْمُنْفَرِدُ يَتَقَرَّبُ بِإِرَاقَتِهِ كُلِّهِ. وَالْكَبْشُ أَفْضَلُ الْغَنَمِ؛ لِأَنَّهُ أُضْحِيَّةُ النَّبِيِّ -ﷺ- وَهُوَ أَطْيَبُ لَحْمًا.
[انظر كتاب المغني : (ج ٩ ص ٤٣٩) / مسألة تجزئ البدنة عن سبعة وكذلك البقرة في الأضحية / فصل يسن استسمان الأضحية واستحسانها / المؤلف: أبو محمد عبد الله بن أحمد بن محمد بن قدامة المقدسي الحنبلي (٥٤١ - ٦٢٠ ه) / الناشر: مكتبة القاهرة، الطبعة: الأولى، (١٣٨٨ هـ = ١٩٦٨ مـ) - (١٣٨٩ هـ = ١٩٦٩ مـ)].
Dan karena itu adalah kurban yang bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala, maka DAGING UNTA YANG ADA DI DALAMNYA LEBIH UTAMA, seperti hewan kurban, karena telah diserahkan; Karena lebih mahal, lebih berisi, dan lebih bermanfaat,
Adapun berkurban dengan seekor domba jantan, karena itu adalah dari jenis domba yang terbaik, dan begitu pula kemungkinan penebusan dengannya lebih utama.
Seekor kambing lebih baik dari pada patungan (kerjasama / kolektif) pada unta; karena tujuan berkurban adalah mengalirkan darah, dan orang yang berkurban perorangan ia bertaqarub kepada Allah dengan mengalirkan darah sepenuhnya. Dan kambing kibas adalah sebaik-baik kambing; karena kibas adalah hewan kurban Nabi -ﷺ- dan sebaik-baik daging. Selesai.
❁˚ৡ✿⊱•Imam Ibnu Qudamah Al-Maqdisiy Al-Hanbaliy berkata dalam Kitabnya Al Mughniy (Juz. 9 Hal. 437):
(وَتُجْزِئُ الْبَدَنَةُ عَنْ سَبْعَةٍ، وَكَذَلِكَ الْبَقَرَةُ) وَهَذَا قَوْلُ أَكْثَرِ أَهْلِ الْعِلْمِ. رُوِيَ ذَلِكَ عَنْ عَلِيٍّ وَابْنِ عُمَرَ وَابْنِ مَسْعُودٍ وَابْنِ عَبَّاسٍ وَعَائِشَةَ - رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ -، وَبِهِ قَالَ عَطَاءٌ وَطَاوُسٌ وَسَالِمٌ وَالْحَسَنُ وَعَمْرُو بْنُ دِينَارٍ وَالثَّوْرِيُّ وَالْأَوْزَاعِيُّ وَالشَّافِعِيُّ وَأَبُو ثَوْرٍ، وَأَصْحَابُ الرَّأْيِ.
[انظر كتاب المغني : (ج ٩ ص ٤٣٧) / كتاب الأضاحي / مسألة تجزئ البدنة عن سبعة وكذلك البقرة في الأضحية / المؤلف: أبو محمد عبد الله بن أحمد بن محمد بن قدامة المقدسي الحنبلي (٥٤١ - ٦٢٠ ه) / الناشر: مكتبة القاهرة، الطبعة: الأولى، (١٣٨٨ هـ = ١٩٦٨ مـ) - (١٣٨٩ هـ = ١٩٦٩ مـ)].
(Seekor unta cukup untuk 7 orang, begitu pula seekor sapi) Ini adalah perkataan kebanyakan orang yang berilmu. Hal ini diriwayatkan dari Ali, Ibnu 'Umar, Ibnu Mas'ud, Ibnu Abbas, dan Aisyah - radliyyAllahu 'anhum. Dan juga berkata demikian Imam 'Atha, Thowwus, Saliim, Al-Hasan, Amr bin Dinar, Ats Tsauriy, Al Auza'iy, Asy Syafi'iy, dan Ashabu Ahlu Ro'yi (Kaum Hanafiyyah). Selesai.
✯͜͡❂⊱•أَلحَمْدُ لِلّـهِ الَّذِيْ بِنِعْمَتِهِ تَتُمُّ الصّالِحَاتُ✯͜͡❂⊱•
•._.••´¯``•.¸¸.•` 🎀 кяα∂єηαη ѕєℓαтαη
ѕяυмвυηg
мαgєℓαηg
🎀 `•.¸¸.•``¯´••._.•
١ ذو الحجة ١٤٤٥ هـ
08 мєι 2024 м

Tidak ada komentar:
Posting Komentar